Arti Sebuah Kehidupan

Kehidupan memang serba misteri…sehingga tak banyak orang yang tahu tentang arti sebuah kehidupan…..untuk apa kita hidup. Apakah hidup hnya untuk makan, minum dan bergaul dengan sesama aj, Apakah hidup hanya untuk mendapatkan materi dan pengakuan saja, apakah hidup hnya untuk mendapatkan cinta dan mencinta saja…? semua pasti akan menganggap demikian…… Tapi izinkan sang fakir ini memberikan sesuatu yang kecil yang mungkin bisa jadi renungan temen-temen, sahabat, para muda dan remaja…apa sih arti kehidupan ini….? Pada suatu malam sya terbangun dari malam yang membobokan semua orang, dalam setengah sadar sya berbincang dengan hati dan diri saya sendiri tentang arti kehidupan….ia mengatakan bahwa” hidup itu adalah untuk mati…..” sya bingung kok hidup itu untuk mati, belum sya sempat berpikir ia berucap kembali bahwa mati yang dimaksud adalah mati dalam makna hakekat…., mati hakekat adalah awal dari pengenalan kita terhadap yang maha hidup, ktanya “matilah kmu sebelum engkau mati….” setelah peristiwa itu dalam beberapa hari sya merenung dan mendapatkan pemahaman tentang apa yang telah sya dapatkan…..izinkan pada kesempatan ini sya yang fakir ini mengungkapkan rasa dan pemahaman yang selama ini membuat kita bingung tentang sebuah arti kehidupan….. Temen-temen, sahabatku yang sangat aku sayangi……. hidup kita didunia ini sebenarnya merupakan suatu penentu untuk hidup selanjutnya…. hidup adalah sebuah sandiwara yang mana kita adalah hanya sebuah wayang yang digerakkan oleh sang dalang, terserah dalang mau memerankan kita seperti apa……. coba temen-temen perhatikan seorang gatot kaca yang katanya kuat perkasa, berotot kawat, bertulang besi, semua itu saat dipegang oleh sang dalang…. setelah ditinggalkan sang gatot kacapun tak bisa berbuat apa-apa……. hidup itu sebuah skenario yang telah ditakdirkan buat kita……sejak kita lahir dari alam rahim ke alam dunia ini….. kita bisa hidup karena ada yang menggerakkan, karena ada pinjaman dan titipan segala sifat dan perbuatan sang maha hidup… tanpa dia kita tidak berdaya sedikitpun….”tidak akan bergeser sebesar zarahpun melaikan atas kehendaknya”……. hidup memang untuk sebuah kematian….. kematian yang membawa kita pada kekekalan……. Kematian yang membuat kita kecil dihadapan sang maha besar…….. kematian yang membuat kita tahu untuk apa kita hidup…… kematian yang membawa kita pada sebuah pencerahan…… Kematian yang membawa kita pada sebuah pengenalan……… pencerahan dan pengenalan pada sang maha hidup……………….. temen-temen, sahabatku…yang sedang mencari ketenangan jiwa ………… yang sedang mencari kekhusuan dalam ibadah……. yang sedang mencari tujuan kehidupan…….. yang sedang mencari pengenalan terhadap sang Maha Hidup…….. renungkanlah apa yang fakir telah sampaikan………… mudah-mudahan dengan perenungan dan niat yang tulus temen-temen, sahabat bisa merasakan apa yang sya rasakan…… rasa yang tidak akan pernah terganti walau dengan harta seluruh dunia sekalipun…… nikmat yang melebihi keistimewaan surga yang telah diciptakan…… nikmat bertemu dengan sang maha hidup………. yang telah lama dan banyak orang cari…… hnya sekedar untuk mencari ketenangan hati dan jiwa……… akhirnya dengan kerendahan hati dan ketidakberdayaan sang fakir mohon diri……… wassallam……….

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: