Pulau Bali, Pulau Dewata, Pulau Seribu Dewa

Pulau Bali, yang dijuluki sebagai Pulau Dewata, Pulau Seribu Dewa bahkan ada yang menganggapnya sebagai Sorganya Dunia yang demikian terkenalnya. Tidak hanya di kawasan negeri pemiliknya Indonesia, tetapi ia begitu dikenal dari seluruh dunia. Konon kepopuleran Pulau Bali melebihi Indonesia sendiri. Ia menjadi impian calon pelancong dari seluruh dunia. Para seniman milyuner tingkat dunia semacam keluarga Onasis, sempat singgah di Pulau Seribu Dewa ini. Tak kurang Mick Jagger sekalipun secara diam-diam sempat beberapa kali datang ke Pulau Bali.

Berbicara tentang Pulau Bali ini, pengaruh kehidupan masyarakat Australia lebih mewarnai cafe-cafe, kedai-kedai coktail yang berjejer di sepanjang jalan dari mulai kuta sampai ke ujung utara Legian bahkan sampai ke Pantai Peti Tenget. Hal ini disebabkan karena Pulau Bali sangat didominasi oleh pelancong pelancong Australia, yang sangat digemari oleh pelancong-pelancong domestik, karena pelancong dari pulau kangguru ini dianggap paling cepat akrab ketimbang pelancong dari negara lain.

Walaupun begitu terkenalnya dan begitu banyaknya pelancong-pelancong luar yang membawa berbagai macam budaya datang ke Pulau Dewata, namun  budaya Bali yang dengan upacara adat yang lebih bersifat religius ini masih tetap terjaga secara ketat, dan memang dilindungi oleh suatu lembaga yang khusus menjaga kelestarian adat istiadat Bali.

Bila dibandingkan pada tahun tujuh puluhan ketika penulis masih duduk di bangku Sekolah Dasar, suasananya sudah sangat  jauh berbeda. Saat itu pelancong benar-benar bisa menikmati keindahan Pulau Seribu Dewa ini. Suasanya sangat aman sekali, mungkin merupakan suatu tempat yang paling aman di dunia. Hal ini disebabkan masyarakat Bali sejak kecil telah ditanamkan tentang nilai-nilai kemuliaan(distinction), kejujuran (honesty). Ikatan kekerabatan di Banjar, di Desa sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemuliaan dan kejujuran tersebut.

Sikap masayrakat Bali sangat akrab dan familier, tidak seperti pergaulan barat yang sangat acuh satu sama lain. Oleh sebab itulah orang senang melancong ke Bali, orang tertarik untuk berlibur ke Bali, bukan saja karena keindahan alamnya, tetapi juga karena keramah tamahannya, dan menghormati setiap tamu yang datang serta selalu memberikan rasa aman, nyaman untuk menikmati suasana Pulau Seribu Dewa ini.

Bali sebagai Pulau Dewata, Pulau Seribu Dewa, Pulau yang kebanyakan orang menyebutnya sebagai sorganya dunia, memang kebanggaan bangsa Indonesia, karena disamping pemandangannya yang serba indah seperti Kintamani, Uluwatu, Pantai Kuta, Sangeh, Tampak Siring, Trunyan (tempat mayat di seberang danau kintamani), Sanur, Tanah Lot, Pantai Yeh Gangga yang sangat indah di waktu sore (tempat bermainnya penulis di waktu kecil) dan masih banyak lagi tempat-tempat wisata lainnya yang sangat menawan.

Hidup ini hanyalah sementara, sebelum waktu yang sementara ini berlalu, datanglah ke Bali, ke Pulau Dewata, Pulau Seribu Dewa, Sorganya Dunia.

I Wayan Suada.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: